Geliat Ekonomi Pesisir: KKP Guyur Rp3,3 Miliar di Sampang
ORCANEWS.ID - Langkah progresif diambil oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam merombak wajah pesisir Madura. Pada tahun anggaran 2026 ini, KKP resmi menetapkan Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sebagai salah satu titik strategis pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Tidak tanggung-tanggung, tiga desa pesisir di wilayah tersebut bakal disulap menjadi pusat ekonomi maritim yang modern dan terintegrasi dengan total kucuran anggaran mencapai Rp3,3 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sampang, Fajar Sidiq, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan tiga lokasi utama yang tersebar di tiga kecamatan berbeda. Ketiga wilayah potensial tersebut adalah Desa Jetrah di Kecamatan Banyuates, Desa Bira Tengah di Kecamatan Sokobanah, dan Desa Dharma Camplong di Kecamatan Camplong.
"Pembangunan KNMP ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan strategi besar untuk mengerek roda perekonomian warga di sektor kelautan dan perikanan. Target utamanya jelas: memberantas kemiskinan ekstrem dan mentransformasi kawasan pesisir agar lebih modern, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan," ujar Fajar Sidiq di Sampang, Sabtu (27/6).
Program KNMP besutan KKP ini merupakan bagian dari gerakan masif nasional. Sepanjang tahun 2026, pemerintah pusat menargetkan pembangunan KNMP di 1.386 lokasi di seluruh penjuru Indonesia. Kehadiran program ini dinilai krusial untuk memperkuat kemandirian nelayan lokal dan memperkokoh struktur ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini sering terpinggirkan.
Guna memastikan proyek berjalan tepat sasaran, KKP telah menerjunkan tim ahli untuk melakukan survei mendalam di ketiga desa tersebut. Saat ini, genderang pembangunan sudah mulai ditabuh. Proses pengerjaan fisik di lapangan kini berjalan simultan dengan sosialisasi intensif kepada masyarakat nelayan setempat agar program ini mendapat dukungan penuh dari warga.
Nantinya, KNMP tidak hanya menawarkan perbaikan infrastruktur semata. Sektor tata kelola usaha perikanan juga akan dirombak total melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Koperasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mengelola usaha perikanan tangkap, memotong jalur distribusi yang merugikan nelayan, serta memastikan stabilitas harga pasar.
Fajar Sidiq optimistis bahwa intervensi berskala nasional ini akan membawa perubahan peta ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Sampang. Melalui integrasi antara penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penataan wilayah kumuh pesisir, dan modernisasi alat produksi, nelayan Sampang diharapkan mampu naik kelas.
"Kami sangat meyakini, KNMP akan menjadi katalisator kesejahteraan bagi masyarakat nelayan di Sampang. Program ini memberikan paket lengkap; kami tidak hanya membangun gedungnya, tetapi juga menata ekosistem ekonomi masyarakat nelayan agar jauh lebih rapi, maju, dan terarah untuk jangka panjang," pungkas Fajar dengan nada optimistis.
What's Your Reaction?