Di PSDKP Mengajar: Katimja Program Beri Pesan Monumental

PSDKP Mengajar tekankan peran adab, ilmu, dan pengawasan kelautan demi masa depan Indonesia. Mahasiswa diajak memahami laut sebagai ruang moral, bukan sekadar sumber ekonomi.

Aug 4, 2025 - 19:00
 0
Di PSDKP Mengajar: Katimja Program Beri Pesan Monumental

ORCANEWS.ID - Suasana Perpustakaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Gedung Mina Bahari IV tampak berbeda pada pada Kamis (31/07). Betapa tidak, semangat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang mengikuti program PSDKP Mengajar begitu menyeruak.

Kegiatan ini pun menjadi ruang edukatif yang mempertemukan insan akademik dengan para pengawal kedaulatan laut Indonesia, yakni Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP).

Katimja Program Ditjen PSDKP KKP, Sunaryo, membuka pemaparan dengan menyentuh pemahaman paling dasar soal urgensi pengawasan dalam mendukung arah kebijakan Ekonomi Biru yang dikaitkan dengan tantangan bonus demografi kedepannya.

"Pengawasan menjadi kunci strategis dalam mendukung arah kebijakan Ekonomi Biru, terutama menghadapi tantangan bonus demografi ke depan. Indonesia, sebagai negara maritim dengan laut luas dan kekayaan hayati melimpah, semestinya menjadi pemain utama, bukan penonton," ujarnya.

Namun sayangnya, kata Sunaryo, potensi ini belum dimanfaatkan optimal. Tanpa pengawasan yang kuat dan terintegrasi, praktik ilegal seperti IUU Fishing, eksploitasi tak berkelanjutan, hingga dominasi asing di wilayah laut kita, akan terus menggerus manfaat ekonomi bagi bangsa sendiri.

Generasi muda yang akan memasuki usia produktif butuh ruang kerja, inovasi, dan peluang usaha dari sektor kelautan dan perikanan. Jangan sampai, Indonesia hanya tinggal nama luas lautnya tak menghasilkan manfaat, rakyatnya tak sejahtera. 

Oleh karena itu, pengawasan bukan sekadar fungsi kontrol, tetapi pilar utama untuk memastikan kedaulatan, keberlanjutan, dan kemakmuran generasi mendatang melalui Ekonomi Biru yang berkeadilan.

Ia menekankan bahwa dalam kerja-kerja besar  Ditjen PSDKP ini, tentu membutuhkan sinergi, termasuk dengan kampus. Dalam konteks itu, keterlibatan perguruan tinggi seperti UMC menjadi sangat relevan. 

“Kampus harus melahirkan SDM unggul, tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap terjun ke lapangan,” imbuhnya.

Mengutip Megatren 2045, Sunaryo menyatakan bahwa sektor kelautan akan menjadi episentrum baru bagi ketahanan pangan, geopolitik, dan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia menjadi penentu utama.

“SDM unggul bukan hanya yang pandai, tapi juga yang beradab,” ucapnya sambil mengingatkan bahwa Adab di atas Ilmu adalah prinsip yang tak bisa ditawar.

Program PSDKP Mengajar ini menjadi oase baru bagi mahasiswa yang selama ini lebih sering berkutat di kelas. Dengan melihat langsung peta strategis pengawasan kelautan nasional, mahasiswa UMC diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang peduli, terampil, dan beradab.

Di akhir acara, semangat gotong royong dan keilmuan terasa menguat. Mahasiswa tak hanya pulang dengan catatan, tetapi dengan kesadaran baru: laut adalah rumah bersama yang harus diawasi, dilindungi, dan dikelola dengan cinta dan tanggung jawab. PSDKP hadir bukan sekadar sebagai pengawas, tapi juga sebagai pengayom yang menafkahi kehidupan bangsa dari rahim samudera.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official