Kenakan Pakaian Adat NTT, Karyawan Hotel Swiss-Belcourt Kupang Gelar Upacara HUT RI ke-79 

Aug 18, 2024 - 12:11
Aug 18, 2024 - 12:16
 0
Kenakan Pakaian Adat NTT, Karyawan Hotel Swiss-Belcourt Kupang Gelar Upacara HUT RI ke-79 
General Manager Hotel Swiss-Belcourt Kupang, Dedi John Hidayat (dok: Tim Orca News)

ORCANEWS.ID - Seluruh Karyawan Swiss-Belcourt Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) memperingati  Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 dengan sangat spesial. Betapa tidak, General Manager Hotel Swiss-Belcourt Kupang, Dedi John Hidayat yang menjadi Inspektur Upacara dalam amanat upacara menyampaikan bahwa warga Kupang harus bangga dengan daerah mereka, karena menjadi wajah Indonesia di bagian paling selatan.

Dedi pun memekikan "Merdeka, Merdeka, Merdeka". Dedi mengatakan NTT memiliki potensi wisata yang luar biasa. Namun, perjalanan menuju kebangkitan sektor pariwisata di wilayah ini tidak terlepas dari perjalanan panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemerdekaan Indonesia dan dinamika pembangunan regional.

Seiring berjalannya waktu, upaya untuk memanfaatkan kekayaan alam dan budaya NTT sebagai daya tarik wisata menjadi semakin penting dalam konteks pembangunan ekonomi dan sosial daerah tersebut.

" Kita harus banyak-banyak bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas anugerah alam di NTT yang indah ini. Kita harus mengoptimalkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di NTT," ujar Dedi.

Kenakan Pakaian Adat Kupang

Dedi pun menjelaskan bahwa dalam rangka upacara HUT RI ke-79 seluruh karyawan Hotel Swiss-Belcourt Kupang mengenakan pakaian adat setempat yang bertujuan tidak hanya untuk memperingati HUT RI, tetapi juga untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya kupang.

Selain itu, Dedi menyampaikan bahwa sebagai bentuk dukungan terhadap Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Management Hotel Swissbell International tengah mendirikan hotel di IKN. 

Selain dukungan, pendirian Hotel Swissbell International di IKN juga bagian dari komitmen untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan infrastruktur pariwisata di Indonesia, sekaligus berkontribusi terhadap transformasi IKN sebagai pusat administrasi dan ekonomi baru.

"Luar biasa Pak Presiden Jokowi sangat mendukung hadirnya Swiss Bell Hotel Nusantara di IKN Nusantara yang selaras dengan visi IKN. Artinya, IKN kedepan bakal menjadi magnet bagi investasi dalam sektor perhotelan dan pariwisata. Swissbell International melihat potensi besar dalam kawasan ini dan berkomitmen untuk menghadirkan standar internasional dalam layanan perhotelan," ujar Dedi.

Dedi pun memotivasi seluruh karyawan dan staf agar senantiasa memberikan service of excellent (pelayanan prima) kepada setiap mitra yang berkunjung karena menawarkan layanan yang konsisten dan berkualitas tinggi, menjadikannya pilihan utama bagi wisatawan dan pebisnis yang mencari akomodasi yang tidak hanya memenuhi tetapi melampaui harapan mereka. 

Lebih lanjut, Dedi membeberkan, keberhasilan Swissbell International dalam membangun reputasi yang solid di industri ini tidak lepas dari dedikasi stafnya yang terlatih dengan baik, yang selalu siap memberikan layanan yang ramah dan profesional, menjadikan setiap pengalaman menginap menjadi momen istimewa dan penuh kenangan.

Terakhir, Dedi berharap setiap momen perayaan kemerdekaan selalu menjadi kesempatan berharga untuk merefleksikan pencapaian, tantangan, dan visi masa depan. 

"Tahun ini, kita merayakan usia kemerdekaan yang ke-79 dengan semangat yang tak pernah pudar. Bagi sektor pariwisata dan hotel, perayaan ini bukan hanya menjadi simbol kemerdekaan nasional, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi peran dan kontribusi sektor perhotelan dalam perekonomian dan masyarakat," pungkas Dedi.

Dedi mengapresiasi seluruh karyawan yang menyambut HUT RI ke-79 penuh gembira dengan ragam joget NTT. Bahkan, para tamu Hotel pun ikut bersatu padu mengikuti irama joget NTT yang merupakan bagian dari warisan budaya, joget ala NTT tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk melestarikan dan mentransmisikan nilai-nilai tradisional. 

Gerakan, musik, dan kostum yang digunakan dalam joget ini sering kali mengandung simbolisme yang mendalam, menggambarkan cerita, mitos, dan kehidupan sehari-hari masyarakat NTT. 

"Melalui joget ini, kita bisa merasakan hubungan yang kuat dengan sejarah dan identitas budaya di NTT," tutup Dedi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official