KKP Pastikan Pengawasan Laut 24 Jam, Jamin Stok Ikan Aman Selama Ramadan

Feb 20, 2026 - 10:17
 0
KKP Pastikan Pengawasan Laut 24 Jam, Jamin Stok Ikan Aman Selama Ramadan

ORCANEWS.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) memastikan seluruh wilayah perairan Indonesia berada dalam pengawasan selama 24 jam tanpa henti. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberantas praktik illegal fishing sekaligus menjamin ketersediaan stok ikan yang aman, legal, dan layak konsumsi masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengendalian Operasi Armada, Saiful Umam, dalam Konferensi Pers bertajuk “KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Aman Selama Ramadan”, Kamis (19/2).

Saiful yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara terpadu melalui patroli laut dan dukungan teknologi pemantauan modern.

“Pengawasan kami laksanakan secara terus-menerus tanpa jeda, baik melalui patroli kapal pengawas maupun pemantauan berbasis teknologi seperti Vessel Monitoring System (VMS), radar, dan satelit. Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran di laut,” ujar Saiful.

Selain patroli rutin, Ditjen PSDKP juga melaksanakan operasi khusus selama Ramadan yang difokuskan pada wilayah perbatasan dan daerah rawan praktik illegal fishing. Operasi ini memprioritaskan penindakan terhadap kapal ikan asing ilegal yang berpotensi merugikan nelayan nasional dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.

Tidak hanya itu, Ditjen PSDKP juga memberikan dukungan Search and Rescue (SAR) bagi nelayan yang menghadapi kondisi darurat di laut sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pelaku usaha perikanan nasional.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di laut, tetapi juga di darat secara terintegrasi. Ditjen PSDKP memperketat pengawasan terhadap distribusi, impor, pengolahan, dan pemasaran komoditas perikanan di sejumlah wilayah prioritas, antara lain Medan, Jabodetabek, Pekalongan, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, dan Denpasar.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menempatkan pengawasan dan penegakan hukum sebagai pilar utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan nasional serta mendukung ketahanan pangan berbasis sektor kelautan dan perikanan.

Dengan dukungan armada kapal pengawas yang tersebar di seluruh wilayah strategis dan sistem pengawasan berbasis teknologi, KKP memastikan tidak ada ruang bagi praktik illegal fishing di perairan Indonesia. Pengawasan yang optimal ini juga menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa stok ikan nasional tetap aman, tersedia, dan terjaga kualitasnya selama Ramadan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official