KKP Perkuat Mutu Udang Indonesia Demi Pertahankan Kepercayaan Dunia

Nov 8, 2025 - 05:12
 0
KKP Perkuat Mutu Udang Indonesia Demi Pertahankan Kepercayaan Dunia

ORCANEWS.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat pengawasan mutu dan keamanan produk udang Indonesia guna menjaga kepercayaan pasar global terhadap komoditas ekspor andalan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan sistem sertifikasi, pengawasan berlapis, dan pengembangan teknologi pengujian yang lebih canggih.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP, Ishartini, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen memastikan mutu dan keamanan pangan produk udang Indonesia tetap sesuai dengan standar internasional. Menurutnya, pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses budidaya, pengolahan, hingga distribusi ekspor.

“Indonesia dikenal sebagai salah satu pemasok utama udang di pasar dunia. Karena itu, kami wajib menjaga kepercayaan negara mitra dengan menjamin setiap produk yang keluar dari Indonesia telah memenuhi standar keamanan pangan global,” ujar Ishartini di Jakarta.

Untuk memastikan hal tersebut, KKP menerapkan sistem sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) secara ketat pada seluruh unit pengolahan hasil perikanan. Sistem ini menjadi acuan internasional dalam menjamin keamanan pangan berbasis analisis risiko. Selain itu, KKP juga memperkuat kapasitas laboratorium di Cilangkap, Jakarta Timur, agar mampu melakukan uji radionuklida secara mandiri, sehingga proses pengujian tidak lagi bergantung pada lembaga luar negeri.

Langkah modernisasi juga dilakukan melalui transformasi digital. KKP mengintegrasikan sistem teknologi informasi pengawasan mutu dengan lembaga internasional seperti Food and Drug Administration (FDA) dan otoritas bea cukai Amerika Serikat. Integrasi ini memungkinkan proses sertifikasi dan pengawasan ekspor dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien.

Selain memperkuat sistem pengawasan, KKP menggandeng sejumlah lembaga nasional seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang mutu hasil perikanan. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem ekspor perikanan yang berkelanjutan.

Data KKP mencatat, Amerika Serikat menjadi pasar utama ekspor produk perikanan Indonesia pada periode Januari hingga September 2025, dengan nilai ekspor mencapai 1,49 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, udang menyumbang sekitar 1,39 miliar dolar AS, atau setara 63,1 persen dari total ekspor udang nasional.

Ishartini menegaskan, peningkatan mutu bukan sekadar tuntutan pasar, tetapi juga tanggung jawab pemerintah dalam memastikan produk perikanan Indonesia aman, bermutu tinggi, dan berdaya saing. “Kepercayaan dunia adalah aset penting yang harus terus dijaga,” ujarnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official