Direktorat POA Edukasi Mahasiswa UMC Jaga laut Untuk Masa Depan

Sep 1, 2024 - 11:15
Sep 3, 2024 - 05:16
 0
Direktorat POA Edukasi Mahasiswa UMC Jaga laut Untuk Masa Depan

ORCANEWS.ID - Pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia harus menempatkan ekologi sebagai panglima yang harus dijaga untuk masa depan generasi bangsa serta akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur Pengendalian Operasai Armada (POA), Saiful Umam, S.St.Pi, M.M saat menjadi Narasumber PSDKP Mengajar yang dikolaborasi dengan Seminar Nasional "Kewiraswastaan" di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Sabtu (31/8/2024).

" Pesan Dirjen PSDKP, Dr. Pung Nugroho Saksono bahwa PSDKP mengajar ini bagus sekali bagi generasi muda. Semoga materi yang kami sampaikan bermanfaat bagi mahasiswa di UMC," ujar Saiful.

Untuk itu, Saiful Umam memaparkan 3 poin penting untuk implementasi kebijakan ekonomi biru yang bakal mewujudkan keberlanjutan dan kesejahteraan. 

Pertama, perlindungan laut dan ruang hidup bagi sumber daya hayati di laut, pesisir, serta pulau-pulau kecil sangat krusial. Sumber daya ini bukan hanya sebagai penyedia pangan utama tetapi juga berperan penting dalam ekonomi lokal. Dengan melindungi habitat laut dan pesisir, kita dapat memastikan kelangsungan hidup spesies laut yang menjadi sumber pangan dan mata pencaharian masyarakat pesisir, sambil mendukung perekonomian berbasis kelautan yang berkelanjutan.

Kedua, lautan memiliki potensi besar sebagai episentrum serapan karbon global. Lautan menyerap sejumlah besar karbon dioksida dari atmosfer, yang berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. Maka menjaga kesehatan ekosistem laut, tentu tidak hanya melindungi keanekaragaman hayati tetapi juga mendukung keberlangsungan hidup manusia dengan menanggulangi dampak perubahan iklim yang semakin mendesak.

Ketiga, menjadikan produk perikanan Indonesia sebagai unggulan di pasar global adalah salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Produk perikanan yang diproduksi secara berkelanjutan dan ramah lingkungan tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia dalam pasar internasional, tetapi juga mendukung praktik perikanan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

Ketiga poin ini saling berkaitan dan mendukung satu sama lain, menciptakan sinergi antara pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan. Implementasi kebijakan ekonomi biru yang efektif akan membantu Indonesia dalam menjaga ekosistem laut, mengatasi perubahan iklim, dan meningkatkan daya saing produk perikanan, sehingga membawa manfaat jangka panjang bagi negara dan masyarakat.

Maka penerapan kebijakan ekonomi biru yang efektif memerlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan ilmuwan. Pengembangan kerangka kebijakan yang solid dan pelaksanaan yang konsisten akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang.

Diketahui, civitas UMC pun tampak antusias mengikuti paparan seputar peran Ditjen PSDKP sebagai garda pengawal ekonomi biru.

Rektor UMC

Sementara itu, Rektor UMC, Arif Nurudin menyambut baik program PSDKP Mengajar yang selaras dengan keberadaan mahasiswa UMC yang sebagian besar berada berdomisili di pantai utara.  Arif memandang program PSDKP Mengajar dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pesisir pantai utara.

Dalam konteks ini, PSDKP Mengajar ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara akademisi dan masyarakat. 

Arif pun Kembali mengucapkan terimakasih atas kehadiran Ditjen PSDKP melalui Direkorat POA di UMC yang telah menyampaikan materi soal ekologi dan ekonomi biru yang sangat baik untuk mahasiswa. 

"Program PSDKP Mengajar menjadi jembatan yang menghubungkan teori dengan praktik seperti paparan Direktur POA yang juga mengurai tentang pemberantasan illegal fishing, destrucitibe fishing hingga isu-isu yang berkaitan dengan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan," pungkas Arif.

Tanggapan Dosen dan Mahasiswa

Dekan Fakultas Hukum UMC, Dr. Elya Kusuma Dewi menuturkan bahwa Ia sangat tercerahkan degan paparan Direktorat POA PSDKP terkait kebijakan pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan yang memegang peranan penting dalam menjaga keberlanjutan dan kesehatan ekosistem laut serta memastikan pemanfaatan sumber daya perikanan yang adil dan bertanggung jawab.  Masalah seperti penangkapan ikan ilegal  penangkapan ikan yang merusak, serta perusakan habitat laut mengancam tidak hanya ekosistem laut tetapi juga mata pencaharian jutaan masyarakat pesisir.

Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, diperlukan kebijakan yang efektif dan mekanisme penegakan hukum yang ketat. 

Kebijakan pengawasan yang baik harus mampu menyeimbangkan antara kebutuhan untuk eksploitasi sumber daya laut dan perlindungan terhadap lingkungan. 

" Kami jadi tahu banyak soal penegakan hukum di kelautan dan perikanan. Itulah yang kami harapkan adanya regulasi yang adil untuk mencegah pelanggaran, dampak negatif dari aktivitas ilegal, dan memastikan bahwa aturan-aturan yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan dengan baik," ucap Elya.

Kemudian mahasiswa Fakultas Hukum UMC, kelvin, mengaku sangat senang dengan adanya PSDKP Mengajar. Menurutnya, kedatangan Direktur POA menjadi pencerahan bagi mahasiswa tentang kebijakan ekonomi biru dalam mengelola sumber daya kelautan.

  “Kami sangat berterimakasih atas kehadiran Ditjen PSDKP yang membahas soal ekologi dan ekonomi biru,” ungkapnya

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official