KKP Luncurkan Skema Dana Terumbu Karang

KKP luncurkan dua skema pendanaan inovatif demi menyelamatkan terumbu karang Coral Triangle tanpa menambah beban utang negara.

May 24, 2025 - 15:32
 0
KKP Luncurkan Skema Dana Terumbu Karang

ORCANEWS.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah progresif dalam menyelamatkan terumbu karang sebagai bagian dari ekosistem laut global. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengumumkan dua skema pembiayaan anyar yang dirancang tidak hanya untuk melindungi, tetapi juga memberdayakan kawasan konservasi laut, khususnya di wilayah Coral Triangle yang menyimpan lebih dari 76 persen spesies terumbu karang dunia.

Pertama adalah Indonesia Coral Reef Bond, instrumen pembiayaan inovatif yang tidak membebani negara. “Pendanaan ini berasal dari pihak non-pemerintah dan bukan utang, serta seluruh risikonya ditanggung oleh Bank Dunia,” kata Trenggono, Kamis (22/5), dalam peringatan ulang tahun ke-16 CTI-CFF dan Coral Triangle Day di kantor KKP. Dana ini akan difokuskan pada peningkatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi, dengan mengacu pada standar internasional IUCN Green List.

Skema kedua, Debt for Nature Swap – The Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act, merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat, di mana sebagian utang luar negeri negara berkembang seperti Indonesia dialihkan untuk mendanai proyek konservasi lingkungan, termasuk pelestarian terumbu karang.

“Coral Triangle merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia, mencakup enam negara—Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon. Indonesia sendiri menyumbang 65 persen dari kekayaan spesies karang kawasan ini,” terang Trenggono. Tak hanya menyimpan lebih dari 2.000 spesies ikan karang, wilayah ini juga menjadi rumah bagi spesies laut yang terancam punah, seperti penyu, hiu karang, dan dugong.

Namun, Trenggono mengingatkan bahwa keindahan ini tengah terancam oleh aktivitas manusia yang merusak. Eksploitasi berlebihan, penangkapan ikan liar, perubahan iklim, dan sampah plastik laut adalah ancaman nyata yang harus dihadapi bersama.

Menjawab tantangan ini, KKP mengimplementasikan lima kebijakan ekonomi biru: memperluas kawasan konservasi laut, menerapkan sistem penangkapan ikan berbasis kuota, mengembangkan budidaya berkelanjutan, memperketat pengawasan wilayah pesisir dan pulau kecil, serta memberantas sampah plastik lewat gerakan “Bulan Cinta Laut”.

Upaya ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi visi “Indonesia Emas 2045”, serta memperkuat peran Indonesia dalam Regional Plan of Action (RPOA) 2.0 2020–2030 untuk menyeimbangkan antara konservasi dan pemanfaatan laut secara berkelanjutan.

Trenggono pun menutup dengan seruan emosional yang menggugah kesadaran semua pihak. “Satu segitiga, keindahan tak terbatas. Mari kita pastikan kelestarian kawasan segitiga karang sebagai anugerah terindah untuk dunia.”

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official