Kunjungi KKP, AFMA Apresiasi Kerja Ditjen PSDKP Tangani Ilegal Fishing

Indonesia dan Australia memperkuat kerja sama dalam pemberantasan IUU fishing melalui kunjungan AFMA ke KKP, dengan komitmen menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.

May 6, 2025 - 10:08
May 6, 2025 - 10:33
 0
Kunjungi KKP, AFMA  Apresiasi Kerja  Ditjen PSDKP Tangani Ilegal Fishing

ORCANEWS.ID - Wez Norris, CEO Australian Fisheries Management Authority (AFMA), memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) dalam meningkatkan kerja sama di bidang pengawasan perikanan.

Kerja sama yang sudah terjalin sejak 2007 melalui Indonesia-Australia Fisheries Surveillance Forum (IAFSF) ini, telah menunjukkan komitmen kedua negara untuk bersama-sama memberantas praktik ilegal, tak terlaporkan, dan tak teratur (IUU Fishing) di wilayah perbatasan mereka.

Menurut Wez Norris, kesempatan untuk menyambangi Ditjen PSDKP adalah suatu kehormatan besar, karena di sinilah kolaborasi strategis dan penting bagi keberlanjutan sumber daya perikanan global terwujud. Kerja sama yang berkelanjutan ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan efektivitas pengawasan, yang bukan hanya melindungi ekosistem laut, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia. Norris menyatakan,

“Kami sangat menghargai dedikasi Ditjen PSDKP yang telah menunjukkan kepemimpinan dalam menjaga kelestarian perikanan, dan kami berharap kerja sama ini semakin berkembang ke depannya.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dr.  Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh mendorong praktik penangkapan ikan yang bertanggung jawab, terutama dalam pemberantasan illegal fishing dan mencegah nelayan tradisional yang melintas batas.

Untuk itu, Ipunk (sapaan akrab Dirjen PSDKP) mengucapkan terima kasih atas kerja sama penyelenggaraan public information campaign (PIC) atau penyadartahuan masyarakat, yang pada tahun 2024 lalu dilaksanakan di Provinsi NTT yaitu Kupang dan Rote serta di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu di Bau Bau, Muna Barat dan Konawe Selatan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mendorong praktik penangkapan ikan yang bertanggung jawab.

Penekanan pada pengawasan yang ketat juga disertai dengan penyelenggaraan public information campaign (PIC).

Selain itu, pertemuan yang turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting dari KKP dan AFMA tersebut juga menjadi momen penting untuk mengokohkan komitmen kedua negara dalam memerangi IUU fishing di perairan bersama. 

Melalui kerjasama yang terjalin selama hampir dua dekade ini, Indonesia dan Australia berharap bisa semakin memperkuat pengawasan, membangun kesadaran masyarakat, dan menjaga kelestarian sumber daya kelautan untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan terjalinnya hubungan yang semakin erat ini, harapan besar tersemat untuk meningkatkan keberlanjutan sektor perikanan yang tidak hanya menguntungkan Indonesia dan Australia, tetapi juga dunia. Ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama internasional sangat penting untuk melawan tantangan global seperti IUU fishing yang dapat merusak ekosistem laut.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

orcanews.id Orca News ID Official